Selasa, 13 April 2010
6 KESALAHAN FATAL FACEBOOKER
1. Foto profil yang kurang "sopan"
Sekilas tidak ada yang salah dari memasang foto profil yang menunjukkan Anda sedang berpose menggoda atau menenggak sebotol minuman keras. Namun jika foto tersebut dilihat oleh calon atasan, imej profesional Anda akan langsung runtuh.
2. Mengeluh tentang pekerjaan
Bisa berupa keluhan tentang pekerjaan yang menumpuk, atau uneg-uneg akan atasan yang tidak kompeten. Mengeluh itu wajar, namun jika Anda melakukannya di forum publik, lain lagi ceritanya.
3. Menulis sesuatu yang bertentangan dengan isi CV
Anda menulis 1984 sebagai tahun lahir Anda di dalam CV. Tapi di Facebook, tahun lahir Anda 1979. Sekecil apapun perbedaan data diri tersebut, Anda beresiko dicap tidak jujur. Minimal ceroboh dan tidak teliti.
4. Menulis status "mengadu"
Hati-hati saat menulis status seperti, "Tommy nggak masuk hari ini karena "sakit", padahal lagi liburan di Bali. Sementara aku terkurung dengan kerjaan yang menumpuk." Bukan hanya nama baik teman Anda saja yang dipertaruhkan, tapi juga kredibilitas Anda sendiri. Anda akan terlihat licik dan tidak dapat dipercaya.
5. Tidak menggunakan fasilitas Privacy Setting
Kita dapat mengatur siapa saja yang bisa melihat profil lengkap kita, siapa yang tidak bisa melihat foto-foto tertentu, dsb. Sayangnya, tidak semua pengguna Facebook memanfaatkan fasilitas ini. Bahkan banyak yang tidak mengerti atau tidak tahu sama sekali.
6. Pencemaran nama baik
Anda sudah menjaga halaman Facebook Anda baik-baik sehingga terlihat profesional. Tiba-tiba seorang teman meng-upload foto Anda yang sedang mabuk, dan tentunya tak lupa men-tag Anda. Rajin-rajinlah mengecek Facebook Anda sehingga bisa langsung menghapus konten yang tidak diinginkan.
--
www.Dharmaeka.blogspot.com
Baca Selanjutnya ...
Badan Pesawat Merpati Patah di Manokwari
VIVAnews - Pesawat Merpati MZ 836 jenis Boeing 737 MD rute Sorong - Manokwari tergelincir di Bandara Manokwari Papua Barat, Selasa 13 April 2010 sekitar pukul 10.30 WIT.
Pesawat yang hendak mendarat itu tergelincir karena hujan lebat, dan keluar dari landasan pacu sejauh 700 meter.
Juru Bicara Polda Papua, Kombes Agus Rianto melalui pesan singkatnya mengatakan, pesawat yang dipiloti Joko Toren dan kopilot, Agus Purnomo memuat 97 penumpang.
Pesawat itu berangkat dari Bandara Sorong. Saat hendak mendarat, karena kondisi cuaca saat itu buruk, pesawat tergelincir dan keluar dari landasan pacu.
"Kemungkinan karena hujan yang cukup deras membuar pesawat tidak bisa dikendalikan saat rodanya sudah mencapai landasan pacu, sehingga tergelincir,'' jelasnya.
Akibat benturan yang cukup kuat, badan pesawat kemudian patah. Akibatnya sejumlah penumpang yang tepat berada di patahan pesawat mengalami luka-luka.
"Sejumlah penumpang yang luka, jumlahnya belum diketahui pasti. Mereka langsung dilarikan ke rumah sakit Angkatan Laut dan Rumah Sakit Umum Manokwari,'' tambah dia.
Sementara ini, penerbangan dari dan ke saat ini Manokwari terhalang. Polisi masih berjaga-jaga di sekitar lokasi pesawat.
Laporan: Banjir Ambarita| Papua
--
www.Dharmaeka.blogspot.com
Baca Selanjutnya ...
Rabu, 24 Maret 2010
Minggu, 14 Februari 2010
Cobra 19 DX IV 40-Channel Compact CB Radio

The new style of the 40 Channel Mobile Compact CB Radio reflects the trends in new vehicle design with sculpted features and muted graphics which give it a dynamic look that will compliment any of today's vehicles. The compact design also allows easy installation into most cars and trucks.
Illuminated LCD Display allows high visibility and electronic tuner allows precise tuning of all 40 CB channels. Instant Channel 9/19 feature gives instant access from any channel to Emergency Channel 9 and the Information Channel 19.
Product Details
* Brand: Cobra
* Model: 19DXIV
* Dimensions: 7.00" h x 4.50" w x 1.75" l, 3.00 pounds
Features
* New Compact design
* Instant Channel 9/19
* Full Function LCD Display

Customer Reviews
Compact, Inexpensive, Reliable5
OVERVIEW
I had this radio in my Dodge truck. It tucked nice under the dash and was a great performer. Power was good as well as reception. Great Buy!
POWER
Any CB you purchase is limited to 4 watts output power so dont let size fool you. ALL CB'S are limited to 4 watts due to FCC regulations, look it up!
PRICE
The price on this site is high retail to say the least. I purchased this unit from Wal-Mart for 35 dollars.
SIZE
This will not take up a bunch of in-cab space that you dont have to spare due to manual tranmissions and transfer case levers. It tucks away nice and doesnt get in the way.
Good basic unit for the money5
The 19 DX IV is a great little CB for the money. Yes, like a previous reviewer said, it does reset to channel 1 each time the power is cut, but....there's an instant channel 9/19 button. So with two little taps, your on 19, no big deal. This is a great unit for someone who just wants a basic unit to monitor highway conditions while travelling. It's also good for someone who wants to have a CB for emergencies but wants a step up from one of those useless emergency CBs like you used to see marketed a while back. Finally, yes, it's great for off-roaders who want a basic CB that can fit in the tight interior of a jeep or smaller truck. As with any CB, the antenna makes the big difference. Pair this with a Wilson Little Wil magnet mount antenna and you have a solid performing combo for routine CB use.
Baca Selanjutnya ...
Jumat, 12 Februari 2010
Ciliwung Banjir Besar
Keterangan yang diperoleh dari sejumlah warga Bogor, air Ciliwung bahkan sudah menyentuh jembatan Jalak Harupat, sehingga menyebabkan kemacetan. Akibatnya, permukiman penduduk di kawasan Sempur dan sekitarnya dipastikan akan terendam. Saat ini warga sudah mulai mengungsi.
Banjir ini terjadi ketika di Kota Bogor sendiri hujan hanya gerimis pada pukul 18.00 tadi. Sehingga, banyak warga kaget atas luapan Ciliwung yang sampai saat ini masih terus meningkat.
Petugas penjaga pintu Katulampa, Andi, menyatakan, tinggi muka air di bendung itu sudah mencapai 2,5 meter pada pukul 19.00 tadi, dan saat ini kecenderungannya terus meningkat.
Selain di Sempur, luapan Ciliwung juga terjadi di kampung Sukamulya, Kecamatan Sukasari, dan Warung Jambu.
Seorang warga Sempur, Yan, melihat muka air Ciliwung sangat tinggi, tetapi belum bisa memastikan seperti apa kondisi kampungnya yang selama ini langganan banjir. Diperoleh informasi, sebuah jembatan di sekitar Sempur bahkan nyaris ambruk. Sebuah jembatan di daerah Babakan Madang, Kabupaten Bogor, juga sudah ambruk.
Baca Selanjutnya ...
Jembatan Roboh dan Longsor di Bogor

JAKARTA, KOMPAS.com- Selain banjir akibat luapan Ciliwung, hujan deras di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, juga menyebabkan longsor di sejumlah titik, serta jembatan rubuh.
Informasi yang diperoleh, Jumat (12/2/2010) malam ini, longsor terjadi di kawasan Megamendung, di Kabupaten Bogor. Material longsoran hanya menimpa bagian belakang rumah penduduk, sehingga tidak menyebabkan korban jiwa atau pun terluka.
Longsor juga kembali terjadi di kawasan Karangtengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Dua rumah dilaporkan tertimbun tanah, tetapi belum diketahui apakah ada korban jiwa.
Baca Selanjutnya ...


